Pentingnya EQ melebihi IQ

 

 

Intelectual Quotient)
IQ adalah tingkat kecerdasan seseorang yang diukur memakai derajat kecerdasan Intelectual, kecerdasan rasional, kecerdasan yang menyangkut aspek-aspek nyata manusia. Misalnya, dalam menerima pelajaran.
EQ (Emotional Quotient)
Eq adalah tingkat ukur buat Emotional Intelligent atau kecerdasan emosional yang diakui lebih penting dari pada IQ karena kecerdasan emosional mengangkat aspek-aspek tidak nyata dari kecerdasan manusia.
EQ lebih penting ketimbang IQ karena EQ memberikan gambaran tentang sikap manusia akan dirinya yang sudah pasti mempunyai emosi. Emosi inilah yang memegang peranan penting bagi manuia karena emosi kalau bisa mengendalikannya akan sangat membantu manusia, kalau tidak bisa mengendalikannya akan sangat berbahaya.
Contoh:
Seorang mahasiswa yang sangat pintar, ia pintar fisika, pintar matematika dan slalu dapat niali A, suatu hari ia mendapatkan nialai B dari profesornya. Emosinyapun meluap, ia mengambil pisau dan membunuh dosennya tersebut.
Emosi tidak bisa ditolak, kalau datng ya tau-tau datang aja dan kat gak nyadar kalau emosi kita sedang keluar.Emosi gak bisa dtolak, ia cuma bisa di kendalikan makanya kita perlu punya EQ bukan cuma IQ.
Otak di bagi menjadi 2
Otak Rasional (Neocortex) mempunyai 80% bagian dari otak kita.
Otak Emosional (Limbic System) mempunyai 20% bagian dari otak kita.
Di Limbic System emosi datang tanpa undangan, SMS atau telpon. Kalau mau ngendaliin sesuatu kita harus tau tempatnya dimana. Kalau kita lagi emosi berarti Limbic System lagi kerja. Limbic System kecil-kecil cabe rawit, kalau gak hati-hati sama dia bisa berbahaya.
Kecerdasan Emosiaonal terbagi menjadi 2 Skill
Interpersonal Skill
Intrapersonal Skill
Interpersonal Skill adalah keahlian manusia untuk bergaul, mengerti emosi orang lain, membaca emosi yang terjadi disekitarnya, kemampuan manusia untuk memahami orang lain dan mengerti orang lain (kemampuan untuk menjadi orang yang gak garing).
Intrapersonal skill adalah kemampuan manusia untuk mengerti dan mengendalikan emosi yang ada dalam dirinya. Kalau Interpersonal keluar diri yang sekarang intra, kedalam diri sendiri.
Contohnya, gak langsung down kalau lagi ada masalah, slalu bersemangat, tekun, kalau lagi ada masalah langsung bangkit bukannya malah tenggelam dalam pikiran negatif, slalu bangkit lagi, gak pernah nyerah kalau ada masalah, dan gak pernah nyerah kalau nemuin hambatanPentingnya EQ Melebihi IQ
IQ (Intelectual Quotient)
IQ adalah tingkat kecerdasan seseorang yang diukur memakai derajat kecerdasan Intelectual, kecerdasan rasional, kecerdasan yang menyangkut aspek-aspek nyata manusia. Misalnya, dalam menerima pelajaran.
EQ (Emotional Quotient)
Eq adalah tingkat ukur buat Emotional Intelligent atau kecerdasan emosional yang diakui lebih penting dari pada IQ karena kecerdasan emosional mengangkat aspek-aspek tidak nyata dari kecerdasan manusia.
EQ lebih penting ketimbang IQ karena EQ memberikan gambaran tentang sikap manusia akan dirinya yang sudah pasti mempunyai emosi. Emosi inilah yang memegang peranan penting bagi manuia karena emosi kalau bisa mengendalikannya akan sangat membantu manusia, kalau tidak bisa mengendalikannya akan sangat berbahaya.
Contoh:
Seorang mahasiswa yang sangat pintar, ia pintar fisika, pintar matematika dan slalu dapat niali A, suatu hari ia mendapatkan nialai B dari profesornya. Emosinyapun meluap, ia mengambil pisau dan membunuh dosennya tersebut.
Emosi tidak bisa ditolak, kalau datng ya tau-tau datang aja dan kat gak nyadar kalau emosi kita sedang keluar.Emosi gak bisa dtolak, ia cuma bisa di kendalikan makanya kita perlu punya EQ bukan cuma IQ.
Otak di bagi menjadi 2
Otak Rasional (Neocortex) mempunyai 80% bagian dari otak kita.
Otak Emosional (Limbic System) mempunyai 20% bagian dari otak kita.
Di Limbic System emosi datang tanpa undangan, SMS atau telpon. Kalau mau ngendaliin sesuatu kita harus tau tempatnya dimana. Kalau kita lagi emosi berarti Limbic System lagi kerja. Limbic System kecil-kecil cabe rawit, kalau gak hati-hati sama dia bisa berbahaya.
Kecerdasan Emosiaonal terbagi menjadi 2 Skill
Interpersonal Skill
Intrapersonal Skill
Interpersonal Skill adalah keahlian manusia untuk bergaul, mengerti emosi orang lain, membaca emosi yang terjadi disekitarnya, kemampuan manusia untuk memahami orang lain dan mengerti orang lain (kemampuan untuk menjadi orang yang gak garing).
Intrapersonal skill adalah kemampuan manusia untuk mengerti dan mengendalikan emosi yang ada dalam dirinya. Kalau Interpersonal keluar diri yang sekarang intra, kedalam diri sendiri.
Contohnya, gak langsung down kalau lagi ada masalah, slalu bersemangat, tekun, kalau lagi ada masalah langsung bangkit bukannya malah tenggelam dalam pikiran negatif, slalu bangkit lagi, gak pernah nyerah kalau ada masalah, dan gak pernah nyerah kalau nemuin hambatan

Facebook Comments

Comments are closed.